Agenda Pelajaran Seni Tari
1. Purworejo, 20 Agustus 2013
- Membahas Kompetensi Inti Seni tari
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang di anut.
2. Menghayati dan mengamalkan jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(gotong royong, kerjasama, toleransi, damai), santun, responsif,
dan proaktif. Menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri, sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan,
menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa keingintahuannya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya,
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan
peradaban terkait fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai bakat dan minat untuk
memecahkan masalah.
4. Mengelola, menalar dan mengkaji dalam
ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan diri yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu menggunakan metode
sesuai kaidah keilmuan.
2. Purworejo, 27 Agustus 2013
- Presentasi 5 tari nusantara no undi 1. Amrih Wening Handayani yang mempresentasikan tari:
1. Tari Gandrung Banyuwangi
Tarian
ini berasal dari Banyuwangi, ditarikan oleh sepasang penari, yaitu
penari perempuan sebagai penari utama atau penari gandrung dan penari
laki-laki. Tarian ini di bawakan sebagai ucapan syukur masyarakat pasca
panen.
2. Tari Payung
Berasal
dari tanah Minang, Sumatera Barat. Penari pria akan membawa payung dan
penari wanita akan membawa selendang sebagai alat bantu yang digunakan
dalam pertunjukan. Penggunaan payung melambangkan perasaan kasih sayang
seorang kekasih pada pasangannya. Lagu yang digunakan untuk mengiringi
tari payung merupakan lagu dengan syair yang menggambarkan suasana bulan
madu sepasang suami istri di sungai Tanang.
3. Tari Badui
Tari
Badui masih berkembang di kabupaten Sleman. Tari Badui adalah tarian
rakyat yang menggambarkan adegan peperangan atau serombongan prajurit
yang sedang melakukan suatu latihan perang. Fungsi dari kesenian ini di
samping sebagai alat dakwah agama Islam juga tontonan warga yang
menarik.
- Karena waktu tidak cukup presentasi dilanjutkan pertemuan berikutnya.
3. Purworejo, 3 September 2013
- Sebenarnya
akan maju memperagakan beberapa gerakan tari tetapi karena waktu
pelajaran digunakan untuk persiapan karnaval sehingga diundur pertemuan
berikutnya.
4. Purworejo, 10 September 2013
- Memperagakan gerakan tarian, yang menilai temannya sendiri. Rizky O. D. S. memperagakn gerakan tari Lengger Banyumas, Aisya Alma A.K. memperagakan tari Terang Wulan, Arini Milati memperagakn gerakan tari Kukilo, Desi Dwi K. memperagakn gerakan tari Golek ayun- ayun, Aulia H.N. memperagakn gerakan tari Rampak Bedhug, Madhea R.K. memperagakn gerakan tari Serampang 12, Dwi Rulli R. memperagakn gerakan tari Miyang, Putri L. memperagakan gerakan tari Pasembahan, Septi N. memperagakn gerakan tari Serimpi Menggoloretno, Amrih W.P. memperagakn gerakan tari Yapong
5. Purworejo, 17 September 2013
- No undi 1 meneruskan presentasi:
4. Tari Yapong
Tari
Yapong diwarnai oleh tari rakyat Betawi. Adegan ini dinamai Yapong dan
tidak mengandung arti apapun. Namun istilah Yapong ini lahir dari bunyi
lagunya ya, ya, ya, ya, yang dinyanyikan artis pengiringnya serta suara
musik yang berkesan pong, pong, pong, sehingga lahirlah “ya-pong” dan
berkembang menjadi Yapong.
5. Tari Merak
Tari
Merak merupakan tarian kreasi baru dari tanah Pasundan. Gerakan tari
merak didominasi gerakan yang menggambarkan keceriaan dan kegembiraan
yang dipancarkan oleh merak jantan.
- No Undi 2, Septi N. Mempresentarikan tari:
1. Tari Golek Menak
Tari ini berasal dari Yogyakarta, diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Mengandung arti menarikan wayang Golek Menak.
2. Tari Serimpi Menggolo Retno
Tari
putri klasik gaya Surakarta dan Yogyakarta .Tarian ini selalu ditarikan
oleh empat orang penari. Hal ini ada kaitannya dengan pandangan
falsafah Jawa yang merujuk pada empat titik utama, yaitu utara, timur,
selatan, dan barat.
3. Tari Legong
Tari
ini berasal dari Bali.Sesuai dengan awal mulanya, penari legong yang
baku adalah dua orang gadis yang belum mendapat menstruasi, ditarikan di
bawah sinar bulan purnama di halaman keraton. Kedua penari ini, disebut
legong, selalu dilengkapi dengan kipas sebagai alat bantu. Pada
beberapa tari legong terdapat seorang penari tambahan, disebut
condong, yang tidak dilengkapi dengan kipas. Tari ini mengambil dasar dari cerita Panji.
4. Tari Pakarena
Tari
Pakarena adalah tarian tradisional dari Sulawesi Selatan. Tari Pakarena
berawal dari kisah perpisahan penghuni botting langi (Negeri Kayangan)
dengan penghuni lino (bumi) zaman dahulu.
5. Tari Cendrawasih
Tari
ini dicptakan oleh Swasti Wijaya Bandem dan dibawakan oleh dua orang
gadis.Tari ini bercerita tentang burung cendrawash jantan dan betina
yang sedang memadu kasih.
- Dilanjutkan dengan no undi 3, Putri Larasati mempresentasikan tari:
1. Tari Zapin
Zapin
adalah tarian rumpun Melayu. Dalam tariannya dikisahkan keseharian
hidup masyarakat melayu. Gerak pembuka tariannya berupa gerak membentuk
huruf alif (huruf bahasa Arab) yang melambangkan keagungan Tuhan.
2. Tari Ngremo
Tarian
ini berasal dari Provinsi Jawa Timur. Tarian Remo menceritakan
perjuangan seorang pangeran dalam medan laga. Akantetapi dalam
perkembangannya tarian ini menjadi lebih sering ditarikan oleh
perempuan, sehingga memunculkan gaya tarian yang lain: Remo Putri atau
Tari Remo gaya perempuan.
3. Tari Pasembahan
Tari Pasambahan adalah tari tradisonal Minangkabau.
Tarian ini ditampilkan dalam acara penyambutan tamu yang dimaksudkan
sebagai ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu
kehormatan.
4. Tari Rentak Besapih
Tari
ini berasal dari Jambi. Tari Rentak Besapih merupakan tarian yang
menggambarkan perpaduan rentak langkah dari berbagai etnis menjadi suatu
bentuk kesatuan utuh dalam menjalani kehidupan.
5. Tari Saman
Tari ini berasal dari Aceh. Tari saman merupakan salah satu media untuk
pencapaian pesan (dakwah). Tarian ini mencerminkan pendidikan,
keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.
- Karena waktunya tidak cukup jadi dilanjutkan minggu depan.
6. Purworejo, 24 September 2013
- Seharusnya
meneruskan presentasi tetapi karena LCD rusak sehingga tidak jadi
presentasi dan diganti dengan menonton video penari kurang sempurna
fisiknya dari Cina pada leptop masing-masing dan setelah itu memberikan
tanggapan tentang video tersebut
7. Purworejo, 1 Oktober 2013
- Maju presentasi no undi 4, Dwi Rulli R. Mempresentasikan tari:
1. Tari Topeng Betawi
Tari
Topeng Betawi adalah tarian tradisional khas masyarakat Betawi. Tari
Topeng biasanya dijadikan tarian pembuka atau penutup pertunjukan Topeng
Betawi. Pertama, si penari harus gandes. Gandes artinya luwes atau
gemulai. Yang kedua, si penari harus ajar. Ajar artinya ceria atau
riang. Jadi, si penari tidak boleh kelihatan murung atau sedih. Dan yang
ketiga, penari harus menari dengan lincah tanpa beban.
2. Tari Serimpi
Tari
ini berasal dari Kraton Syrakarta. Tari srimpi ditarikan oleh empat
penari putri yang masing-masing penari mempunyai jabatan. Yaitu
batak, dulu, dhaha dan
buncit.
Komposisi penari srimpi melambangkan empat unsur dunia, yaitu api,
udara, air dan tanah. Adapun ciri khas tari srimpi adalah geraknya yang
lembut dan mengalir sesuai dengan iringan
gendhingnya.
3. Tari Merak Jawa Tengah
Walaupun
tarian ini dibawakan oleh penari wanita, namun sebenarnya tarian ini
mengambarkan tingkah laku merak jantan dalam menebatkan pesonanya kepada
merak betina. Dalam tarian ini digambarkan bagaimana usaha merak jantan
untuk menarik perhatian merak betina dengan memamerkan bulu ekornya
yang indah dan panjang. Gerakan tari merak lebih didominasi oleh gerakan
yang menggambarkan keceriaan dan kegembiraan yang dipancarkan oleh sang
merak jantan.
4. Tari Miyang
Tari
ini berasal dari Tuban.Tari Miyang yang menggambarkan kegigihan dan
semangat juang para wanita pesisir ketika para nelayan pergi melaut
(Miyang). Mereka bersemangat dan gembira dalam menyambut datangnya para
nelayan dengan harapan hasil tangkapannya melimpah.
5. Tari Gambiranom
Tari
gambiranom merupakan tari klasik yang merupakan Gaya Surakarta dan
Yogyakarta. Tari Gambir Anom, sebuah tarian klasik dengan gaya lemah
lembut. Yang unik dari tarian ini adalah ikut sertanya para penonton
atau tamu untuk menari bersama dengan penari Tayub. Saat ini amat jarang
ditemui para penari putra terutama putra tunggal untuk menarikan dan
membawakan sebuah tarian Gambiranom. Malah kebanyakan yang menarikan
adalah kaum putri atau wanita. Padahal, tari tersebut adalah tari putra
tunggal alus. Tari gambiranom menceritakan anak Arjuna yang sedang di
mabuk kasmaran (jatuh cinta) pada pasangannya. Dalam tari ini juga di
ulas gerakan sedang menyisir (merapikan) rambut, memandangi potret
pasangan, dan lain lain.
- Dilanjutkan presentasi no undi 5, Madhea Rizky K. Mempresentasikan tari:
1. Tari Bambangan Cakil
Tari
Bambangan Cakil berasal dari Jawa Tengah. Tari ini menceritakan perang
antara kesatria melawan raksasa pada Perang Kembang. Makna yang
terkandung dalam tarian ini adalah bahwa segala bentuk kejahatan dan
keangkaramurkaan pasti kalah dengan kebaikan.
2. Tari Bedana
Tari
Bedana adalah tari muda-mudi Lampung. Tarian ini dibawakan dalam
acara-acara adat dan acara-acara yang tidak resmi sebagai ungkapan rasa
gembira.
3. Tari Cakalele
Cakalele
yaitu tarian tradisional Maluku yang dimainkan oleh sekitar 30
laki-laki dan perempuan. Keistimewaan tarian ini terletak pada tiga
fungsi simbolnya : (1) Pakaian berwarna merah pada kostum penari
laki-laki, menyimbolkan rasa heroisme terhadap bumi Maluku, serta
keberanian dan patriotisme orang Maluku ketika menghadapi perang. (2)
Pedang pada tangan kanan menyimbolkan harga diri warga Maluku yang harus
dipertahankan hingga titik darah penghabisan. (3) Tameng (salawaku) dan
teriakan lantang menggelegar pada selingan tarian menyimbolkan gerakan
protes terhadap sistem pemerintahan yang dianggap tidak memihak kepada
masyarakat.
4. Tari Dayak
Seni
tari Dayak adalah: kesenian tari tradisional masyarakat dayak yang
berhubungan dengan latar belakang budaya yang masih terpelihara di
antara sub suku bangsa Dayak secara umum. Dayak merupakan sebutan bagi
penduduk asli pulau Kalimantan. Maksud dari Tari Dayak Ajat Temuai Datai
yaitu: Tari yang didalamnya terdapat Upacara Adat dalam prosesi
menyambut tamu atau Tari Menyambut tamu. bertujuan untuk penyambutan
tamu yang datang atau tamu agung (diagungkan).
5. Tari Serampang Dua Belas
Tari
serampang dua belas merupakan salah satu tarian budaya asal Sumetera
Utara. Tari Serampang Duabelas berkisah tentang cinta suci dua anak
manusia yang muncul sejak pandangan pertama dan diakhiri dengan
pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua sang dara dan teruna.
- No Undi 6, Monika R. Mempresentasikan tari:
1. Tari Tanggai
Tari
ini berasal dari Sumatera Selatan. Tari ini menggambarkan masyarakat
palembang yang ramah, menghormati, menghargai serta menyayangi tamu yang
berkunjung ke daerahnya. Tari ini digunakan untuk menyambut tamu-tamu
terhormat. Di sebut tari tanggai karena setiap penarinya menggunakan
property tanggai di delapan jari (kecuali jempol).Tanggai tersebut dari
perak ataupun kuningan yang di pakai pada ujung jari tangan.
2. Tari Gendhing Sriwijaya
Tari
ini berasal dari Sumtera Selatan. Tarian ini menggambarkan keluhuran
budaya, kejayaan, dan keagungan kemaharajaan Sriwijaya yang pernah
berjaya mempersatukan wilayah Barat Nusantara. Tari ini ditampilkan
secara khusus untuk menyambut tamu-tamu agung seperti kepala Negara,
Duta Besar dan Tamu-tamu agung lainnya. Tari ini bertujuan untuk untuk
mengingatkan para pemuda bahwa para nenek moyang adalah bangsa dan besar
yang menghormati persaudaraan dan persahabatan antar manusia dan
hubungan antara manusia dengan Sang pencipta
3. Tari Golek Sulung Dayung
Tari
Jawa klasik ini berasal dari kota Yogyakarta.Tarian itu menggambarkan
perempuan muda yang mempunyai keinginan untuk selalu melihat dirinya
terbaik. Tarian ini Tujuannya adalah untuk melestarikan dan
mengembangkan tari klasik Yogyakarta dan Mataram.
4. Tari Sapu Tangan
Tari ini berasal dari Sumatra Utara. Tarian
ini menggambarkan kegiatan masyarakat Melayu pedesaan dalam keseharian mereka. Tarian
ini menggambarkan kebiasaan masyarakat, misalnya dalam kegiatan setelah panen.
Kegiatan ini penuh dengan rasa kekeluargaan dan memiliki jiwa gotong-royong
yang tinggi. Nilai-nilai kearifan dan kebiasaan masyarakat Melayu tersebut
tercermin pada gerakan-gerakan dalam ragam tarian ini. Penari
berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan.
5. Tari Bedhaya Ketawang
Tari
ini berasal dari Keraton Surakarta. Tari Bedhaya Ketawang adalah sebuah
tari yang amat disakralkan dan hanya digelar dalam setahun sekali.
Konon di dalamnya sang Ratu Kidul ikut menari sebagai tanda penghormatan
kepada raja-raja penerus dinasti Mataram.
- No undi 7, Aulia H.N. mempresentasikan tari:
1. Tari Kebyar Duduk
Tari
Kebyar Duduk merupakan tari khas Bali. Tari Kebyar Duduk menggambarkan
kemahiran seorang pemuda yang menari dengan lincahnya dengan posisi
duduk mengikuti irama gamelan
2. Tari Selamat Datang
Tari
Selamat Datang berasal dari daerah Papua yang ditujukan untuk
menunjukkan kegembiraan hati dan memberikan ucapan selamat datang kepada
tamu yang datang
3. Tari Margapati
Tari
Margapati ini merupakan tarian khas dari daerah Bali. Tari Margapati
ini berasal dari kata "Marga". Di Bali, kata marga adalah sebutan dari
kata "jalan" dan "pati" merupakan kematian atau meninggal dunia sehingga
tari ini berarti jalan menuju kematian atau tarian yang menggambarkan
kesalahan jalan seorang wanita, karena tari ini biasanya ditarikan oleh
seorang penari wanita dengan gerakan - gerakan yang menyerupai seorang
laki - laki
4. Tari Rampak Bedhug
Tari
Rampak Bedug merupakan tarian dari daerah Banten. Sesuai dengan
namanya, tarian ini memadukan suara bedug dengan paduan yang serasi
sehingga menghasilkan irama yang padu
5. Tari Sekar Jagad
Tari
Sekar Jagad merupakan tarian khas Bali. Tari Sekar Jagad berasal dari
kata “Sekar” berarti bunga yang harum, dan “Jagad” adalah dunia.
Sehingga berarti tarian bunga di taman seluruh dunia.Tarian ini juga
menggambarkan damainya dunia dengan semerbak bunga-bunga yang
menghiasinya.
- No undi 8,9,10 dan 11 mempresentasikan tari nusantara di luar jam pelajaran, karena waktu jam pelajaran sudah habis.
- No undi 8, Desi Dwi K. Mempresentasikan tari:
1. Tari Reog Ponorogo
2. Tari Kipas
3. Tari Golek Ayun Ayun
4. Tari Topeng Cirebon
5. Tari Seudati
- No undi 9, Arini Milati mempresentasikan tari:
1. Tari Jaipong Daun Pulus Keser Bojong Dari Jabar
2. Tari Kukilo
3. Tari Cokek Dari Jakarta
4. Tari Gandrung Dari Lombok
5. Tari Selampit Delapan Dari Jambi
6. Tari Gong Dari Kalimantan Timur
- No undi 10, Rizky O.D.S. mempresentasikan tari:
1. Tari Lengger
2. Tari Srikandi Cakil
3. Tari Cendrawasih
4. Tari Nelayan
5. Tari Rantak
- No undi 11, Aisya Alma A.K. mempresentasikan tari:
1. Tari Kecak
2. Tari Pendet
3. Tari Lilin
4. Tari Piring
5. Tari Maengket